• Feb 11 2025 - 12:31
  • 21
  • : 2 minute(s)

“Kami akan Mendukung Revolusi 1979 Sampai Nafas Terakhir”, Pilihan Pesan dari Pengguna X di Peringatan Revolusi Islam Iran

Pars Today – Warga Iran yang menggunakan X menilai kemenangan Revolusi Islam sebagai pencapaian besar bangsa Iran dan mengatakan, “Revolusi Islam adalah fajar yang merobek tirai kegelapan antara Timur dan Barat.”

Pada hari peringatan kemenangan Revolusi Islam Iran atas rezim imperialis yang berafiliasi dengan AS, pengguna X mengunggah banyak pesan di jejaring sosial X untuk merayakan hari peringatan ini.

Menurut laporan Pars Today, Ferdows Abdolkhani, seorang pengguna jejaring sosial X, menulis pada peringatan 46 tahun kemenangan Revolusi Islam Iran, Ini adalah kemenangan fajar yang menerangi cakrawala, merobek tirai kegelapan antara Timur dan Barat, dan menghujani Iran dengan cahaya.

Aktivis X lainnya, Sayid Yasser Jebraily juga menggambarkan gema teriakan Allahu Akbar di seluruh Iran pada malam peringatan kemenangan Revolusi Islam sebagai berikut, Allahu Akbar berarti bahwa Revolusi Islam bangsa Iran akan menang atas eksploitasi kaum oligarki, sebagaimana ia menang atas tirani Pahlavi dan kesombongan Amerika. Kami akan berdiri di kaki pemimpin kami yang bijaksana, Imam Khamenei, hingga nafas terakhir kami, dan dengan kehadiran kami yang penuh semangat, kami akan menyatakan bahwa kemerdekaan dan kebebasan hanya dapat dicapai di bawah bayang-bayang Republik Islam.

Saeed Pishvaei memposting, Revolusi Islam Iran merupakan titik balik yang menghidupkan kembali harapan di hati rakyat. Di bawah kepemimpinan bijaksana Imam Khomeini ra, bangsa Iran meraih kebebasan dan kemerdekaan. Mari kita lanjutkan jalan ini bersama-sama menuju masa depan yang lebih cerah.

Mengacu pada kemenangan terkini rakyat Gaza dalam memberlakukan gencatan senjata terhadap rezim Zionis, Ebrahim Ezzatjah menulis, Semoga buta semua yang menginginkan keburukan, kita merayakan kemenangan Revolusi Islam tahun ini, sementara kemenangan rakyat Gaza merupakan pencapaian besar lainnya dari kekuatan Iran dan Revolusi Islam.

Maedeh Razavi, seorang wanita Iran yang aktif di Jaringan X, juga percaya, Revolusi Islam menyelamatkan Iran dari kubangan ketergantungan terhadap kekuatan arogan. Dan dengan mendirikan pemerintahan yang independen, ia membentuk tubuh bangsa.

Mengacu pada kehadiran luar biasa rakyat Tehran di pawai 22 Bahman tahun ini, bersamaan dengan kota-kota lain di Iran, Kowsar Bagheri juga menulis, Kota ini bangkit, jalan-jalan menjadi hidup, dari setiap lorong dan gang, gelombang orang telah berangkat menuju Bundaran Azadi Tehran. Suara lagu-lagu kemerdekaan berpadu dengan langkah tegap bangsa. Ini bukan sekedar pawai, ini adalah pembaruan janji terhadap cita-cita revolusi.

Armita, pengguna X lainnya juga menekankan kepemimpinan Imam Khomeini yang bijaksana dalam mewujudkan Revolusi Islam Iran dengan mengatakan, Revolusi Islam mengawali era baru dalam sejarah Iran, dan kemenangannya adalah hasil dari solidaritas masyarakat dari semua lapisan masyarakat. Pada tanggal 22 Bahman, Iran terbebas dari ketergantungan asing.

Pengguna X lainnya, bernama Pirnia menilai kemenangan Revolusi Islam Iran sebagai mukjizat ilahi dan menulis, Revolusi Islam Iran berhasil dicapai melalui tangan ajaib seorang pria dari garis keturunan murni Rasulullah Saw dan membawa harapan bagi orang-orang tertindas dan lemah di dunia.

Menurutnya, Revolusi Islam sesungguhnya memiliki tiga pilar dasar: Islam, kepemimpinan agama, dan rakyat, yang ketiganya bersama-sama memainkan peran penting dan mendasar dalam kemenangan Revolusi Islam.(sl)

Indonesia Jakarta

Indonesia Jakarta

.

Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam adalah salah satu organisasi Iran yang berafiliasi dengan Kementerian Kebudayaan dan Bimbingan Islam; dan didirikan pada tahun 1995.[]

:

:

:

: